SKRIPSI Teknik Informatika
OPTIMASI WEB SERVER NGINX MENGGUNAKAN METODE REVERSE PROXY DI PT. BEON INTERMEDIA
ABSTRAK
Inas Hariri, Muhammad. 2018. Optimasi Web Server Nginx Menggunakan Metode Reverse Proxy di PT Beon Intermedia. Skripsi, Program Studi Teknologi Informasi STMIK PPKIA PRADNYA PARAMITA MALANG. Pembimbing: Sujito, S.Kom., M.Pd., MMSI, Heri Purnomo, S.Kom., MMSI
Kata-kata kunci: Optimasi Website, Nginx, Reverse Proxy, Pagespeed, Gzip.
PT. Beon Intermedia bergerak dalam bidang jasa hosting dan domain. Dalam 1 bulan tercatat 90 tiket diterima oleh tim Customer Support mengenai kendala akses website lambat, yang artinya setiap 1 bulan diperkirakan ada 15 tiket yang mengenai kendala tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja akses website pelanggan yang lambat di PT. Beon Intermedia. Judul Optimasi Web Server Nginx Menggunakan Metode Reverse Proxy di PT. Beon Intermedia diambil sebagai solusi untuk memecahkan masalah tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode atau teknik reverse proxy yang diintegrasikan dengan sistem Cache oleh Nginx, Pagespeed, dan Gzip. Website yang digunakan berbasis CMS Wordpress dengan total 4 nama domain yang diuji. Hasil pengujian berupa perbandingan 3 jenis konfigurasi terbaik dan data sebelum-sesudah. Alat pengujian menggunakan 2 situs website monitoring yaitu Gtmetrix dan Pingdom. Untuk indikator pengujiannya menggunakan Pagespeed Grade, Yslow Grade, Load Time, Total Page Size, dan Number of Requests.
Hasil dari penelitian ini mampu meningkatkan kecepatan akses website secara efektif. Pengujian menggunakan 3 jenis konfigurasi dengan menggunakan landasan berupa akses website akan lebih cepat apabila nilai load time lebih kecil. Hasil pengujian di situs Gtmetrix, konfigurasi pertama (ke-1) adalah yang terbaik dengan load time yang lebih cepat yaitu 8,8 detik daripada 2 konfigurasi lainnya dengan selisih nilai 0,5 detik (9,3 detik) dan 0,4 detik (9,2 detik). Sedangkan melalui situs Pingdom menghasilkan konfigurasi terbaik pada konfigurasi kedua (ke-2). Konfigurasi kedua menghasilkan load time 7,14 detik lebih cepat daripada 2 konfigurasi lainnya dengan selisih 1,1 detik (8,23 detik) dan 1,2 detik (8,37 detik).
| 14520026 | 001.42 MUH O SKR TeknologiInformasi | Perpus STMIK (Teknologi Informasi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain