TUGAS AKHIR
REKAYASA PERANGKAT LUNAK SISTEM INFORMASI PROSES CONTROL PRODUKSI PT.ASIAN FOOD & BEVERAGE PRIGEN
Tgas Akhir ini dititik beratkan pada usaha pembuatan suatu perangkat lunak system informasi yang disesuaikan dengan tempat penulis melakukan penelitian yaitu P.T. Asian food & Beverage Prigen. Rekayasa perangkat lunak bertujuan untuk menangulangi masalah masalah control produksi yang ada pada perusahaan tempat penulis melakukan penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan pada P.T. Asian Food & Beverage Progen., terdapat beberapa masalah Control produksi yang antara lain : Sering terlambatnya laporan - laporan yang akan diberikan kepada atasan karena cara kerja manual masih diterapkan, Hal ini menyebabkan sering kali proses produksi berjalan tidak sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan dan memungkinkan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas produksi. Hal ini bertentangan dengan tujuan perusahaan.
Seperti diketahui tujuan perusahaan mempunyai dua aspek yaitu aspek intern dan aspek ekstern. Tujuan intern perusahaan secara umum adalah mendapatkan laba yang sebesar - besarnya dan kelangsungan hidup perusahaan,sedangkan tujuan untuk eksternal adalah dapat memenuhi kebutuhan konsumen dalam jumlah, kualitas dan waktu yang tepat. Dengan demikian tugas pimpinan perusahaan antara lain adalah mengkoordinir semua bagian - bagia dalam organisasi untuk melaksanakan kegiatannya sesuai dengan yang di inginkan.
Untuk keperluan tersebut diatas pimpinan harus mampu membuat perencanaan produksi yang baik dan funsi kontrol yang tepat. Semua tugas dapat berjalan baik bila informasi yang efektif dapat tersalurkan antara semua bagia - bagian organisasi ke pimpinan organisasi dan sebaliknya pimpinan perusahaan berdasarkan informasi tersebut harus mampu menciptakan mekanisme kerja yang baik dan menentukan kebijaksanaan organisasi yang sehat.
Kegiatan produksi merupakan tulang punggung dari suatu perusahaan, maka dalam kegiatan produksi diperlukan pengendalian yang meliputi perencanaan,pelaksanaan kontrol dan evaluasi dari operasi produksi. Hal tersebut di gunakansebagai dasar atau pedoman untuk melaksanakn kegiata - kegiatan serta pengendalian produksi agar tujuan perusahaan dapat tercapai.
Dengan berkembangnya aktivitas dan volume produksi maka dibutuhkan sistem komputerisasi yang memadai. Hal ini merupakan konsekuensi logis daripada sistem manajemen operasi yang mengacu kepada terciptanya efisiensi dan produktivitas yang tinggi. Informasi yang sangat diperlukan terutama dalah yang terkait dengan kegiatan - kegiatan seperti perencanaan, kapasitas produksi dan urutan operasi produksi. Pada tahap pelaksanaan produksi kebutuhan informasi yang diperlukan adalah semua yang berkaitan dengan realisasi produksi. Pada tingkat akhir monitoring dan kontrol, informasi yang tersedia merupakan bentuk laporan yang nantinya dipakai sebagai pedoman kontrol.
Bertolak dari dasar pemikiran yang telah diuraikan diatas, penulis merasa perusahaan tersebut perlu menggunakan komputer secara maksimal guna mengolah data - datanya, karena komputer dalam pengolahan data sekaran ini sudah berkembang dengan pesat, sehingga banyak perusahaan - perusahaan memanfaatkan komputer untuk mengolah data menjadi informasi yang di butuhkan.
Untuk memperoleh laporan tentang aktifitas proses produksi sertanfaktor - faktor produksi lainnya yang sebelumnya kurang diperhitungkan dengan cermat diperlukan suatu perangkat lunak sistem informasi. perangkat lunak sistem informasi ini juga dapat berfungsi sebagai sistem pengendali proses produksi yang mampu memonitor aktifitas selama proses produksi, sehingga kualitas dan kuantitas hasil produksi dapat terus dijaga dan ditingkatkan.
| TA 9631043 | TA MI HEL 11 2000 | Perpus STMIK (TUGAS AKHIR MI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain